FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN HASIL PEMERIKSAAN BTA PADA PENDERITA TUBERKULOSIS PARU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KOTARAJA

Siti Chotijah, Ester Rumaseb, Lamria Situmeang

Abstract


WHO dalam Global Tuberculosis Report 2018 mengeluarkan statement bahwa Indonesia berada di urutan ketiga dunia dengan angka mortalitas dan mordibitas tertinggi dengan jumlah kasus mortalitas mencapai 301 perharinya. Jumlah kasus tuberkulosis di Provinsi Papua terjadi peningkatan angka mordibitas setiap tahunnya yakni 10.813 kasus pada tahun 2018. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan hasil pemeriksaan BTA pada penderita tuberkulosis paru di wilayah kerja Puskesmas Kotaraja Kota Jayapura. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan menggunakan desain crossectional study. Hasil penelitian menunjukkan hasil pemeriksaan BTA pada penderita tuberkulosis paru berhubungan dengan pengetahuan (p=0,002;OR=0,062), sikap (p=0,001;OR=1,579) dan ventilasi kamar (p=0,000;OR=33,300). Sedangkan, kepadathunian kamar (p=0,190;OR=0,426), kelembapan ruangan (p=0,175;OR=3,375), suhu ruangan (p=0,503;OR=1,813) dan jenis lantai (p=1,000OR=0,950) tidak berhubungan dengan hasil pemeriksaan BTA pada penderita tuberkulosis paru. Pada analisis regresi logistik berganda dengan peromodelan Backward Stepwise (Wald) menunjukkan pengetahuan (p=0,027;OR(95%CI)=17,124(1,394-210,373)) dan ventilasi kamar (p=0,001;OR(95%CI)=0,029(0,004-0,224)) berpengaruh terhadap hasil pemeriksaan BTA pada penderita tuberkulosis paru. Diharapkan bagi masyarakat agar dapat menerapkan PHBS dan memperhatikan aspek lingkungan yang merupakan faktor penyebab penyakit tuberkulosis paru serta menerapkan sikap patuh dalam mengurangi penularan penyakit tuberkulosis paru dengan menggunakan masker setiap saat dan tidak meludah di sembarang tempat.

Keywords


Pengetahuan, sikap, lingkungan, pemeriksaan BTA

References


Agustin, N. A. (2017). Hubungan Faktor Lingkungan Dengan Kejadian Tuberkulosis Di Wilayh Kerja Puskesmas Gayam. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Insan Cemdekia Medika, Jombang.

Aprianawati, E. (2018). Hubungan Kondisi Fisik Rumah terhadap Kejadian Tuberkulosis di Wilayah Kerja Puskesmas Gantrung Kabupaten Madiun. Stikes Bhakti Husada Mulia Madiun, Madiun.

Azzahra, Z. (2017). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Penyakit Tuberkulosis Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Muliorejo Kecamatan Sunggal Kabupaten Deli Serdang Tahun 2017. Universitas Sumatera Utara, Medan.

Dinkes Papua. (2017). Profil Kesehatan Provinsi Papua Tahun 2016.

Dotulong, J. F., Sapulete, M. R., & Kandou, G. D. (2015). Hubungan Faktor Risiko Umur, Jenis Kelamin, dan Kepadat Hunian Dengan Kejadian Penyakit TB Paru di Desa Wori Kecamatan Wori. Kedokteran Komunitas dan Tropik, 3.

Kemenkes RI. (2015). Pedoman Nasional Penaggulangan Tuberkulosis. Jakarta.

Kemenkes RI. (2016). Tubercolosis Temukan Obati sampai Sembuh Pusat data informasi kementerian kesehatan RI. Jakarta.

Maqfirah. (2018). Faktor Risiko Kejadian TB Paru Di Wilayah Kerja Puskesmas Lukang Tupabbiring Kabupaten Pangkep. Universitas Islam Negri Alauddin, Makassar.

Pamungkas, N. S. (2018). Hubungan antara Kondisi Fisik Lingkungan Rumah dan Riwayat Penyakit dengan Kejadian TBC di Wilayah Kerja Puskesmas Balerejo. Stikes Bhakti Husada Mulia Madiun, Madiun.

Polri, P. K. d. K. (2015). Panduan Pengendalian Tuberkulosis (TB) dengan Strategi Directly Observed Treatment Shortcourse (Dots). Jakarta.

Raditya, C., & Subagyo, A. (2017). Hubungan Faktor Manusia dan Lingkungan Fisik Rumah dengan Kejadian Penyakit Tuberkulosis Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Cilongok I Tahun 2016. Buletin Keslingmas, 36(3), 269-278.

Suhermi. (2013). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian TB Paru fi Puskesmas Johan Pahlawan Kecamatan Johan Pahlawan Kabupaten Aceh Barat. Universitas Teuku Umar, Meulaboh.

Susanti, L. I. (2016). Hubungan Antara Kondisi Fisik Rumah Dan Perilaku Dengan Kejadian Tuberkulosis Paru Di Wilayah Kerja Puskesmas Sangrah Kota Surakarta.

WHO. (2018). Global Tuberculosis Report. Retrieved 19 Januari, 2019, from https://www.who.int/gho/tb/tb_text/en/

Yuda, A. A. (2018). Hubungan Karakteristik, Pengetahuan, Sikap Dan Tindakan Penderita Tuberkulosis Paru dengan Kepatuhan Minum Obat di Puskesmas Tanah Kalikedinding. Universitas Airlangga, Surabaya.

Yunus, M. Y. (2018). Faktor Risiko Yang Berhubungan Dengan Kejadian TB Paru di Wilayah Pesisir Kecamatan Tallo Kota Makassar Universitas Hasanuddin, Makassar.

Zulaikhah, S. T., Ratnawati, R., Sulastri, N., Nurkhikmah, E., & Lestari, N. D. (2019). Hubungan Pengetahuan, Perilaku dan Lingkungan Rumah dengan Kejadian Transmisi Tuberkulosis Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Bandarharjo Semarang. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 18(2), 81-88.




DOI: https://doi.org/10.47539/jktp.v3i2.122

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 JURNAL KEPERAWATAN TROPIS PAPUA

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Abstracted/Indexed by:

 

Copyright of Jurnal Keperawatan Tropis Papua (JKTP) (eISSN: 2654-5756).

  Lisensi Creative Commons

Jurusan Keperawatan, Poltekkes Kemenkes Jayapura; Jalan Padang Bulan II, Heram Distrik Hedam, Jayapura.