BUKU CERITA DAN BUKU SAKU SEBAGAI MEDIA EDUKASI GIZI UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN SAYUR DAN BUAH

Nia Budhi Astuti, Eka Puspita Sari, Gebby Melinda Felle

Abstract


Sayur dan buah – buah dibutuhkan oleh tubuh karena mengandung vitamin dan mineral yang berfungsi membantu proses metabolisme. Data Riskesdas tahun 2018 proporsi kurang mengkonsumsi sayur dan buah untuk anak usia 9 – 14 mencapai 96,8%. Rata – rata konsumsi sayur dan buah 1- 2 porsi seminggu sekitar 67,3% dan yang mengkonsumsi lebih dari 5 porsi semingga sekitar 3,1%. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh buku cerita dan buku saku dalam meningkatkan pengetahuan sayaur dan buah.
Penelitian ini merupakan penelitian quasy experiment dengan rancangan ramdomized two group design. Jumlah sampel 38 anak SD kelas 4 penentuan sampel dengan simple random sampling. Analisis yang digunakan uji Paired T- Test dan uji Independent sample T Test.
Hasil penelitian nilai rata – rata pengetahun menggunakan media buku cerita, rata – rata nilai pretest 47,11 dan rata – rata nilai posttest 71,05. Peningkatan pengetahuan 50,8%. Ada perbedaan pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan edukasi gizi menggunakan media buku cerita bergambar (p = 0,001). Rata – rata nilai pengetahuan menggunakan media buku saku, nilai pretest 44,74 dan nilai posttest 71,58. Peningkatan pengetahuan 59,9%. Ada perbedaan nilai pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan edukasi menggunakan media buku saku (p = 0,000). Secara signifikan tidak ada perbedaan pengetahuan sayur dan buah yang mendapatkan media buku cerita maupun yang mendapatkan buku saku (p value 0,874). Namun nilai rata – rata pengetahuan media buku saku lebih tinggi dibandingkan dengan media buku cerita.
Kesimpulan buku cerita dan buku saku merupakan media edukasi gizi yang dapat meningkatakan pengetahuan sayur dan buah pada anak sekolah dasar

Kata kunci : buku cerita, buku saku, sayur, buah, pengetahuan

Full Text:

PDF

References


Agustin, R. (2017). Pengaruh Penyuluhan Gizi Dengan Media Buku Cerita Bergambar Terhadap Perubahan Pengetahuan Sayur dan Buah Pada Siswa Kelas V SD Negeri Pegambiran I Kota Cirebon. Politeknik Kesehatan Kemenkes Tasikmalaya.

Aswatini, Noveria, M., & Fitranita. (2008). Konsumsi sayur dan buah di masyarakat dalam konteks pemenuhan gizi seimbang. Jurnal Kependudukan Indonesia, III(2), 97–119.

Azadirachta, F. L., & Sumarmi, S. (2017). Pendidikan Gizi Menggunakan Media Buku Saku Meningkatkan Pengetahuan Dan Praktik Konsumsi Sayur Dan Buah Pada Siswa Sekolah Dasar. Media Gizi Indonesia, 12(2), 107–115.

Balitbangkes Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Laporan Nasional Riset Kesehatan Dasar 2018 (Report of Indonesian Basic Health Survey 2018). Jakarta.

Bestari, G. S., & Pramono, A. (2014). Pengaruh Edukasi Gizi Menggunakan Media Buku Cerita Bergambar Terhadap Perubahan Konsumsi Buah Dan Sayur Anak Di PAUD Cemara, Semarang. Journal of Nutrition College, 3(4), 918–924.

Eliana, D., & Solikhah. (2012). Pengaruh Buku Saku Gizi Terhadap Tingkat Pengetahuan Gizi Pada Anak Kelas 5 Muhammadiyah Dadapan Desa Wonokerto Kecamatan Turi Kabupaten Sleman Yogyakarta. Kes Mas, 6(2), 162–232.

Gunawan, P. N., Swandi, I. W., & Raditya, A. (2014). Perancangan Buku Cerita Bergambar Tentang Pentingnya Pola Tidur Sehat Untuk Anak Usia 7-11 Tahun.

Ismawati, W. (2018). Efektifitas Penggunaan Media Leaflet, Buku Saku, Video untuk meningkatkan Pengetahuan Pemberian Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MP ASI) Di Desa Kenep Kecamatan Sukoharjo. Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Kemenkes. (2018). Tingkatkan Konsumsi Sayur dan Buah Nusantara Menuju Masyarakat Hidup Sehat. Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, 4–6. Retrieved from http://www.depkes.go.id/article/view/17012500002/tingkatkan-konsumsi-sayur-dan-buah-nusantara-menuju-masyarakat-hidup-sehat-.html

Lock, K., Pomerleau, J., & Causer, L. (2004). Low Fruit and Vegetable Consumption. Comparative Quantification of Health Risks: Global and Regional Burden of Diseases Attributable to Selected Major Risk Factors, 597–728. Retrieved from http://www.who.int/publications/cra/chapters/volume1/0597-0728.pdf?ua=1%5Cnhttp://books.google.at/books?id=ACV1jEGx4AgC&dq=Comparative+Quantification+of+Health+Risks&hl=de&source=gbs_navlinks_s

Mohammad, A., & Madanijah, S. (2015). Konsumsi Buah dan Sayur Anak Usia Sekolah Dasar di Bogor. Jurnal Gizi Pangan, 10(1), 71–76.

Noviyanto, H. (2017). Pengembangan Video Pembelajaran Untuk Mata Pelajaran Komposisi Foto Digital Pokok Bahasan Komposisi Gambar Berbasis Animasi Untuk Jurusan Multimedia SMK Negeri 4 Semarang. UNNES.

Nurmadiah. (2016). Media Pendidikan. Jurnal Al Afkar, 5(1).

Rachman, B. N., Mustika, I. G., & Kusumawati, I. G. A. W. (2017). Faktor yang berhubungan dengan perilaku konsumsi buah dan sayur siswa SMP di Denpasar. Jurnal Gizi Indonesia, 6(1).

Romadhoni, I. (2018). Pengaruh Pemberian Media Buku Cerita Bergambar Terhadap Peningkatan Pengetahuan Tentang Sayur Dan Buah Pada Siswa Sekolah Dasar. Politeknik Kesehatan Kemenkes Yogyakarta.

Siswanto, S. (2015). Tingkat Pengetahuan Siswa Smp Negeri 1 Sayung Terhadap Musik Keroncong. Universitas Negeri Semarang.

Suebah, Semah, & Ginting, M. (2018). Pengaruh Edukasi Gizi Dengan Media Buku Saku Terhadap Perubahan Pengetahuan Dan Konsumsi Fast Food. Jurnal Kesehatan Manarang, 4(1), 26–32.

Thasim, S., Syam, A., & Najamuddin, U. (2013). Pengaruh Edukasi Gizi Terhadap Perubahan Pengetahuan dan Asupan Zat Gizi pada Anak Gizi Lebih di SDN Sudirman I Makassar Tahun 2013. FKM Unhas. https://doi.org/10.1128/AEM.01724-09


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Nia Budhi Astuti, Eka Puspita Sari, Gebby Melinda Felle

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Abstracted/Indexed by:

 

Copyright of Gema Kesehatan (Print ISSN 2088-5083 Online ISSN 2654-8100).

  Lisensi Creative Commons

Poltekkes Kemenkes Jayapura; Jalan Padang Bulan II, Heram Distrik Hedam, Jayapura.